Football News

Karakter yang Luar Biasa dari Seorang Wayne Rooney

Keputusan Wayne Rooney untuk tampil di acara Monday Night Football cukup mencengangkan beberapa orang. Akan tetapi, kehadirannya di acara tersebut justru meyakinkan kita bahwa dia bukanlah seorang pemain bola biasa.

Jika dibandingkan dengan Frank Lampard, dia berkata bahwa itu sudah ketinggalan zaman. Ketika ditanya tentang dirinya sendiri dan kemudian disandingkan dengan Frank Lampard serta seorang pemain tengah Chelsea, ia tanpa sungkan berkomentar,” Mereka yang mengatakan Lampard tak berdaya, adalah orang-orang yang malas. Mereka melihat caranya bermain, statusnya sebagai seorang pemain bola, serta fisiknya yang kuat dan kemudian menghakimi tanpa sedikitpun mencari tahu dirinya yang sesungguhnya. Bagaimana kau bisa memanggil seseorang tak berdaya tanpa pernah bertemu dengan orang itu secara langsung?”

Lewat pertanyaan sederhana ini, Rooney mampu membuktikan karakternya yang sebenarnya. Beberapa orang sebenarnya bersikap pesimis ketika ia diberitakan akan muncul di acara tersebut, berdampingan dengan David Jones dan Jamie Caragher. Acara Sky Sports sendiri pada malam itu mengulas laga Watford kontra Chelsea. Rooney sendiri diundang mengingat dirinya masih belum memutuskan pensiun dari sepakbola dan, bagi beberapa orang, kurang mampu menyampaikan pemikiran serta analisisnya atas pertandingan sepakbola yang disiarkan secara langsung selama 4 jam. Tapi kenyataan berkata lain. Rooney berhasil mematahkan persepsi orang atasnya.

Wayne Rooney: seorang kapten, pemimpin, dan legenda yang kini bertransformasi menjadi analis ulung, bahkan di tengah sorotan kamera sekalipun. Sangat sedikit orang yang menyangka Rooney punya kemampuan seperti ini. Mungkin hal ini ada kaitannya dengan karakter Rooney yang kita lihat sejauh ini. Sikapnya yang cenderung pendiam dan hemat bicara serta tidak menggembar-gemborkan penampilannya membuat banyak orang percaya bahwa dia hanyalah seorang pemain bola biasa.

Tidak sedikit pula dari kita yang terpengaruh analisis komentator pertandingan sepakbola, yang seperti Rooney katakan, menghakimi seseorang tanpa pernah bertemu dengan orang tersebut secara langsung. Orang-orang seperti inilah yang kita gambarkan sebagai mereka yang memandang terus ke langit, tanpa pernah menginjakkan kakinya ke tanah. Sikap mereka yang cenderung menjerumuskan pada akhirnya mampu dikalahkan secara telak oleh Rooney, yang pada malam hari itu juga mungkin mewakili para pemain bola lainnya yang dihujani salah pengertian akan diri mereka.

Rooney sendiri bukanlah pribadi yang bisa dianggap enteng. Bahkan, bisa dikatakan, ia merupakan gambaran ideal dari pemain bola profesional. Berangkat dari masa kecilnya sebagai buruh dari Croxteth, ia pada akhirnya mampu menarik perhatian dunia sepakbola dengan bakat, ambmisi, kerja keras, dan kemampuannya. Sebuah kombinasi mematikan yang pada akhirnya mengantarkannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Manchester United dan bahkan negara Inggris sendiri.

Rooney sendiri diyakini sepenuhnya sadar akan pemahaman yang keliru ini, cukup alasan bagi dia hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhirinya di acara Sky Sports. Namun, meski isu yang menerpanya cukup serius, terlihat beberapa kali Rooney mencoba menengahinya dengan beberapa lelucon. Salah satunya ketika ia mengatakan bahwa meski ia masih berumur 16 tahun ketika bergabung dengan tim Setan Merah, ia adalah pemain terbaik tim saat itu.

Kehadiran Rooney pada malam itu sendiri setidaknya membuktikan bahwa pemain bola sekalipun tidak sebaiknya disalahpersepsikan. Penampilan mereka di kala merumput bukanlah gambaran dari karakter mereka yang sesungguhnya. Kejeniusan Rooney di kala menjawab pertanyaan yang menjebak menjadi bukti akan segalanya. Hal ini penting mengingat tidak sedikit dari para penggemar bola yang berhasil dicuci otaknya oleh beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab. Tidak sedikit pula dari mereka yang menggunakan media sebagai sarana menanamkan pengertian yang salah tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

spbo
Close