Football News

Hazard dan Tunduknya Chelsea dari United

Pertandingan Chelsea melawan Manchester United yang akhirnya berujung pada kemenangan 2-1 untuk tim asuhan Mourinho meninggalkan tanda tanya bagi banyak pihak. Salah satunya adalah Thibaut Courtois. Sang penjaga gawang Chelsea ini mengatakan bahwa ia terkejut dengan keputusan Antonio Conte untuk menarik Eden Hazard dari lapangan pada pertandingan tersebut.

Eden sendiri ditarik dari lapangan pada menit ke-73. Dua menit setelahnya, Jesse Lingard sukses merobek gawang Chelsea dan membalikkan kedudukan menjadi 2-1 bagi tim Old Trafford. Keputusan inilah yang membingungkan Courtouis.

“Saya tidak punya penjelasan apapun terkait penarikan Eden,” ujar Courtois kepada Play Sports, sebagaimana yang dirangkum oleh Femmefan. “Saya tidak berharap ia akan meninggalkan lapangan, tapi itulah yang diputuskan pelatih. Akan baik baginya untuk menjelaskan dasar keputusan ini karena saya belum paham jalan pikirannya.”

Kekalahan itu sendiri memaksa Chelsea harus puas di peringkat ke-5 klasemen sementara Liga Primer. Usai pertandingan tersebut, Conte mencoba menjelaskan kepada awak media bahwa penarikan Hazard diambil sebagai keputusan taktis karena dari sudut pandangnya, ia melihat sang pemain mulai mengalami kelelahan usai pertandingan bergulir ke babak kedua.

Bagi Conte, dengan menarik Hazard dari lapangan, setidaknya hal tersebut akan membantu tim untuk bermain dengan tensi yang sama selama 90 menit pertandingan. Menurutnya hal ini penting karena terkait dengan keseimbangan dalam bermain. Setiap pemain harus mampu mengolah kulit bundar secara optimal. Tanpa adanya kemampuan ini, mereka hanya akan kehilangan momentum untuk menang.

Penilaian ini sendiri diambil Conte setelah menimbang penampilan Hazard di babak pertama. Ia beranggapan bahwa sang pemain mulai kehilangan tenaga untuk bermain. Hal ini mungkin karena ia terlalu banyak berlari di babak pertama. Ketika babak kedua dimulai, ia bermain dengan pola yang sama dan menurut Conte, hal ini kurang cocok karena hanya akan menguras tenaganya. Hal berikutnya yang terjadi, setidaknya dari sudut pandang Conte adalah, Hazard sudah waktunya untuk ditarik dari lapangan dan diganti dengan pemain lain. Dengan kondisi fisik yang lebih bugar, setidaknya sang pemain pengganti akan meningkatkan kemungkinan bagi klub untuk membobol pertahanan lawan.

Namun, tentu saja seperti yang kita tahu, keputusan taktis Conte tidak berhasil sebagaimana yang ia harapkan. Keputusan menarik Hazard dari lapangan sebenarnya tidak perlu dilakukan. Pun jika Hazard benar-benar mengalami kelelahan, ia cukup dinasihati agar bermain sambil memperhatikan staminanya.

Sebagai seorang pemain bola profesional, Hazard tentu mampu mengendalikan irama permainannya. Sejauh ini, ia telah mencetak 11 gol dari 24 pertandingan yang dilakoninya. Dengan jumlah sebanyak ini, Courtois, sang rekan dan penjaga gawang Chelsea mengatakan bahwa sudah sepantasnya Hazard didaulat sebagai pemegang kendali permainan Chelsea pada setiap laga.

Ia beranggapan bahwa pemain dengan kemampuan seperti Eden Hazard sudah sepantasnya bermain selama 90 menit penuh. Kemampuannya yang menakjubkan akan meningkatkan kemungkinan menang bagi Chelsea secara signifikan. Menariknya dari lapangan bukanlah keputusan yang tepat dan bagi Conte, ini berarti ia harus menerima risiko dikalahkan oleh Manchester United, salah satu rival bebuyutan mereka.

Akankah hal ini memberi pelajaran yang berharga bagi Chelsea? Akankah kita melihat hal seperti ini terulang kembali di pertandingan-pertandingan mendatang? Atau akankah Conte menuruti saran dari Courtois untuk mempertahankan Hazard di sepanjang pertandingan?

Jawaban dari semuanya ini tentunya terletak di pundak Conte. Sebagai pelatih, ia berkewajiban untuk menjamin kemenangan tim dengan melakukan cara-cara terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

spbo
Close